Langsung ke konten utama

CALON ANGGOTA DPR PARTAI DEMOKRAT KABUPATEN YAHUKIMO 2019


Profil


CALON ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
KABUPATEN YAHUKIMO TAHUN 2019
Partai Politik               : PARTAI DEMOKRAT
Nama Lengkap            : Arius Tibul, S.I.Kom
Tempat Tanggal Lahir : Nohomas, 20 Mei 1992
Alamat                        : Kosarek
Nomor Telpon/ WA    : 081354106371
Email                          : Andreaztibul@gmail.Com
Facebook                    : Varolubit@yahoo.co.id  
Blog                            : Mekkosarek.Blogspot.Com
Agama                        : Kristen Protestan                                           
Status Perkawinan      : Kawin 
Nama Istri                   : Yula Kepno, S.Pd.
Nama Anak                 1.      Alvarez. A. Tibul
                                    2.      Quanno Paskallis Tibul          
                                               
Pekerjaan                    : Pencaker

Riwayat Pendidikan                                       :
                         
1.      SD Inpres Kosarek                              : Tahun 2004
2.      SMP Ypk Betlehem Wamena             : Tahun 2007
3.      SMK Yapis Wamena                          : Tahun 2010
4.      STIKOM  Jayapura                             : Tahun 2014

Pengalaman Organisasi                                   :

1.      Ketua Ikatan Distrik Di Wamena Tahun 2008-2009
2.      Wakil Ketua Ikatan Distrik Di Jayapura Tahun 2010-2011
3.      Koordinator Keamanan Komunitas Pelajar Mahasiswa Kabupaten Yahukimo Tahun 2010-2012
4.      Koordinator Keamanan Asrama Pdt. S. Liborang Padang Bulan Tahun 2011-2013
5.      Ketua Bidang Internal Kampus Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) STIKOM Muhammadiyah Jayapura Tahun 2013-2014
6.      Wakil Sekretaris Komisariat Marthen Luther Gerakan Mahasiwa Kristen Indonesia (GMKI) Masa Bakti 2012-2014
7.      Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia GMKI Wamena Masa Bakti 2016-2018
8.      Ketua Bidang Pendidikan Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Wamena Masa Bakti 2017-2019
9.      Pengasuh sekolah minggu GKI Moria Pirip Elelim Tahun 2014-2016
10.  Pengasuh sekolah Minggu Elim Wouma Atas 2016-2017
11.  Mengikuti Seminar, Workshop Di Tingkat Kampus dan secara Nasional

I.                   Pengantar

Puji syukur atas semua kebaikan dan kasih setia, perlindungan yang Tuhan sudah nyatkan dalam hidup ini, patut syukuri bahwa tanda dari kasih sayang Tuhan telah nyata yaitu nafas hidup ini. Kasih Tuhan selalu  nyata yaitu berkat selalu berlimpah-limpah dalam hidup, biarpun dan kemanapun Tuhan beserta. Dalam kesibukan itu saya mencoba untuk membuat buku profil ini agar diketahui oleh semua pihak dimanapun siapa sosok Arius Yang sederhana itu?  Sebelumnya saya juga tidak lupa menyampaikan banyak terima kasih kepada, orang tua yang telah melahirkan, membesarkan dan mendidik untuk mejadi besar dan dewasa, setiap detik-detik doa yang dilakukan oleh orang tua untuk saya, tidak dapat membalas dengan seberapa harga emaspun yang ada hanya  berlutut dan berdoa agar mereka diberi umur panjang. Namun menyadari bahwa semua manusia tidak luput dari kesalahan yang sempurnah hanyalah sang pencipta langit dan bumi, Dialah yang atur segala perjalanan ciptaan-Nya di muka bumi ini. Oleh sebab itu saya yakin dalam profil ini tidak menyenangkan dan menyinggung dengan hidup dan perjalanan para pembaca harap memberi masukan dan saran yang bersifat mambangun  untuk kemajuan saya dan pembaca. Serta menjadi tanggungjawab bersama dalam menjalankan aktifitas di muka bumi ini dan lingkungan kita beradaptasi. 

JEJAK ARIUS TIBUL  YANG SEDERHANA, PEDULI DAN MERAKYAT

Dari sejak pangkuan ibu dan bapa banyak orang mengenal saya Arius Tibul adalah siswa SD mungil yang suka tidur di jalanan. Saya belum juga sadar bahwa saya dulunya sering tidur di jalan, tidak mengenal hujan, panas, ada kotoran dimana disitu menjadi tempat tidur saya??. Merasa tidak enak jika didengarkan oleh orang lain, bahwa saya dianggap dulunya jadi orang gila. Bahkan banyak orang menyapa saya arius tukang tidur di jalan, bagaimana mungkin saya tidur di jalanan saya sampai saat ini belum yakin bahwa hal itu saya pernah lakukan tetapi nyatanya begitu menurut orang kosarek.Walaupun begitu saya pernah lewatkan rintangan dan tantangan selama 7 tahun di kosarek. Pengalaman saya menginspirasi untuk kembali ke daerah saya. Sebab diwaktu saya berada di jalanan alam tidak menelan saya justru alam sekitar kosarek menyayangi saya akhirnya melewati rintangan itu dengan baik di masa SD. Maka setelah saya menyelesaikan studi di kota kembali teringat masa kecil saya di dusun kosarek yang dulunya saya injak dan berjalan hidup bersama alam dan budaya. Sekarang ini runtuh oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, mereka datang menginjak, mereka datang merusak, mereka tidak mengaggap kami sebagai manusia mereka mengaggap kami sebagai binatang peliharaan yang seenakanya tuan makan sisanya dilemparkan untuk kepuasan sesaat.
Yang paling mendasar dalam batin untuk kembali ke darah saya adalah mengembalikan pola hidup masyarakat yang sudah runtuh oleh besarnya angin badai. Untuk mewujudkan impian yang ada di benak saya ini adalah membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak dengan penuh tanggungjawab. Saya menggaris bawahi bahwa daerah seperti kosarek tidak membutuhkan orang yang memiliki kemampuan ilmu penegetahuan serta harta benda untuk perubahan namun orang yang memiliki iman dan takut akan tuhan, mencintai alam dan mencitai manusia. Sebab secara jarmani uang dan barang tiada nilainya bagi mereka namun siapa memiliki hati nurani yang baik untuk melayani di medan pelayanan tuhan. Itulah yang saat ini menjadi impian rakyat di kosarek. Maka dikemudian hari siapakah akan menjawab, ini menjadi pekerjaan rumah untuk kita bersama.


II.        VISI DAN MISI

VISI :

MEWUJUDKAN IMPIAN RAKYAT DARI HATI UNTUK KEMULIAAN
 NAMA TUHAN TI TENGAH-TENGAH GEREJA DAN MASYARAKAT
MISI :

1     Mendorong aspirasi rakyat untuk mewujudkan pembangunan yang sudah lama diimpikan oleh rakyat.
2.      Mengoptimalkan ketertinggalan pembangunan Sumber daya manusia yang berdaya saing dan berintegritas demi masa depan generasi Yahukimo lebih khusus Kosarek.
3.      Membina kesadaran rakyat dari paradikma kesukuan dan kampung agar menciptakan kesatuan persatuan cinta kasih di tengah-tengah Gerja dan masyarakat.
4.      Mengembalikan eksistensi orang kosarek yang sudah runtuh, dari sisi budaya dan agama.

III.             Alasan Saya Masuk Politik Untuk Distrik Kosarek
2.      Saya selaku anak putra daerah kosarek memiliki hak berpolitik untuk menduduki kursi legislatif dan mewakili rakyat dan menyuarakan aspirasi rakyat yang sudah diperkosa oleh kepentingan para elit.
3.     Saya anak kosarek hak untuk membela kebenaran  dan menciptakan paradikma baru di tengah-tengah gereja dan pemerintah.
4      Saya bukan bermain-main untuk mencari kepentingan perut sesaat dan mencari kesenangan di tengah-tengah penderitaan rakyat saya, melainkan benar-benar untuk membela keutuhan, membela kebenaran, dan tegakkan keadilan orang kosarek  yang saat ini dipecahbelahkan oleh para pemangku jabatan dan para penguasa.
5.      Saya bukan datang dari daerah Amerika  atau dari jawa untuk mencari rempa-rempa atau memperkaya diri, tetapi saya pergi karena kampung kelahiran saya. Kampung yang mendidik saya, sebab banyak orang tahu saya sosok Arius Tibul suka tidur di jalanan dan disana membesarkan saya serta mendoakan saya sampai saat ini saya ada. Maka teringat saya pulang ke kampung saya bukan untuk merugikan tetapi saya pulang kampung karena disana ada honai dan dusun saya. 
6.      Saya tidak melihat dari kekuatan finansial dan dukungan tetapi saya maju karena saya ingin bertanding seperti bola bukan melawan politik untuk saling membunuh antara satu dengan yang lain, sebab semua manusia sama di mata Tuhan, yang kami terjun di politik adalah kader terbaik orang kosarek maka pilihan ada di masyarakat dan kami hanya mensyukuri pilihan hati rakyat. Sebab dalam Firman ada tertulis “ Bayak yang di panggil tetapi sedikit yang dipilih” itulah sebabnya Tuhan sudah menentukan Pilihan-Nya kami sebagai manusia melanjutkan apa yang menjadi tanggungjawab kami. Agar Nama Tuhan dimuliakan.

IV.             PRINSIP SAYA

Hidup ini pilihan, mereka adalah mereka saya adalah saya. orang lain tidak mungkin mengatur saya dengan 1000 kelebihan mereka. Kecuali saya sadar dan mengatur diri saya agar menjadi inspirasi bagi orang lain.
(sikinna sikin nana na.) yog nimiri yaikti o’obanukang kom. Naramne seneraknag yengne walinge neneri naramne o’obanulul.

V.                PANDANGAN POLITIK

Saya belajar sedikit tentang Politik bahwa, Politik tidak harus  merebut kekuasaan, memperkaya diri menanamkan modal dan lainnya. Melainkan dengan berpolitik mampu mendewasakan diri dalam menghadapi tantangan, menanggung resiko dan kuat dalam segala hal. Dan itu akan menjadi motivasi penting dalam hidup untuk dikenang dilain waktu. Politik itu dinamika, yang harus dipelajari bahwa mampu dan tidak mampu kuat dan tidak kuat adalah pilihan yang harus ditanggungjawabkan.

Dengan Politik dapat memerdekakan suatu Bangsa, dengan politik memimpin suatu daerah, dengan Politik ada kepentingan daerah. Maka dengan pandangan ini menguatkan saya bahwa dengan mempelajari politk adalah banyak hal yang akan muncul di kemudian hari, ketika saya dipercayakan dari rakyat. Nama saya  Arius Tibul, S.I.Kom yang tidak memikirkan untuk terjun ke dunia politik namun hati saya mendorong untuk mencoba, sebab memncoba adalah tujuan saya. Dengan tanda tanya tiga poin penting di benak saya yaitu:

1.      Mengapa Orang Lain Bisa Kita Tidak Bisa? Yog nimi haebog nu erarukti sa’amber?
2.      Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi? Sumene kom tanena huropsum?
3.      Kalau Bukan Kita Siapa Lagi?nun kom tanena etneri?
Tiga poin diatas memberi teguran kepada saya untuk harus mencoba berpolitik memang beda dengan pikiran saya pada beberapa tahun lalu saya masih ada dalam bangku perkuliahan berpikir bahwa politik itu tidak baik. Namun saya mempelajari politik bukanlah tidak baik semua ada pada manusia, politk bukan manusia tetapi politik mempengaruhi manusi untuk terjerumus ke hal yang negatif yaitu; saling membunuh, merebut kekuasaan dan masih banyak hal yang tidak hitung jumlahnya, namun manusia tidak harus politik mempengaruhi melainkan politik harus dikendalikan oleh manusia. Dengan politik manusia dapat berpikir dewasa, mempelajari dinamika yang baik kuat menghadapi situasi apapun.

Maksud dan tujuan masuk politik untuk distrik kosarek
a.       Maksud saya masuk politik adalah
1.      Mewujudkan impian saya yang saat ini menjadi impian rakyat
2.      Rakyat saya adalah manusia bukan binatang
3.      Orang kosarek mempunyai hak yang sama di kursi parlemen bukan orang lain mengatasnamakan.
4.      Mengembalikan eksistensi orang kosarek yang sudah runtuh oleh para eleit dan penguasa, dan tidak dipecahbelakan oleh pihak manapun kecuali tuhan datang untuk kedua kalinya.
b.      Tujuan saya masuk politik
1.      Kosarek adalah daerah yang terpencil dan tertinggal di segala lini sekarang para pendahulu tidak mengingat tempat kelahiran mereka. Saya mengingat tempat kelahiran saya dan kembali ke daerah saya. Ini menjadi jawaban yang sangat rumit bagi siapapun.
2.      Mengembalikan tarap hidup berbudaya dan kearifan lokal yang utuh.
3.      Mendorong ekonomi kreatif yang berdaya saing dengan daerah lain.



Hal yang saya waspadai adalah

Perkembangan zaman ini seperti matahari, terbit dari timur ke barat. Perkembangan berlahan menghampiri saya, yang saya lakukan adalah berdiri tegak dan maju berlahan agar saya tidak ditelan oleh zaman ini. Banyak orang ditelan oleh zaman yang haus IPTEK manusinya semakin pintar melebihi Tuhan alat semakin canggih, agama dan budaya semakin dilupakan. Darisinilah terjadi kekeliruan dalam menghadapi zaman sekarang, karena orang yang sudah mengenal hal seperti saya rasakan sekarang sedang memantau dan tertawa terbahak-bahak, mereka memandang politik biasa-biasa saja kok kita yang baru mengenal politik dan kaget, hal yang sedikit lucu namun nyata bagi orang lain.

Sekian sekilas profil saya atas perhatian dan kerja sama semua pihak diucapkan banyak terima kasih tuhan memberkati.

Nani, nanin, naro neipsae etneri yaleri nu o’obahilul kom ot undo wamebe ane saog uro wamukap. Ane sembe wal tom neag a’undi yubu ane ot sikne agha weplulom na sembe leptan kom ot nun mabo kosarek ane as ngei mabo ane yaukap nenagha seneraklulom.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dimanakah Keadilan di Tanah Papua

Oleh ARIUS TIBUL,S.I.Kom            Saya sedih melihat kondisi yang sementara terjadi di Tanah leluhur bangsa Papua, tanah yang diberkati Tuhan, Tanah yang penuh susu dan madu korban terus terjadi dimana-mana tiada hentinya seperti jantung berdetak. Apakah kami yang penghuni di negeri ini seperti binatang, yang semaunya manusia berburu untuk menjadi santapan pagi, siang, dan malam. Dulunya yang menghuni di negeri ini 5/4 juta jiwa sekarang menjadi 3 lebih juta. Kapankah penderitaan ini akan berakhir? Kapankah pengakuan bagi kami sebagai manusia? Kapankah nasib kami diperhatikan? Atau apakah kami ini bukan ciptaan Tuhan serupa dengan gambar Allah seperti manusia lain di muka bumi ini, ataukah kami ini memang seperti binatang yang tidak punya akal sehat? Haruskah kami ini dicaplok sebagai manusia radikal, separatis? Sadarkah kamu bahwa hanya karena harta, menghilangkan nyawa manusia yang tidak berdosa? Dimanakah implementasi pancasila dan undang-undang ...